Hypnobirthing

Hypnobirthing terdiri atas kata hypno (dari hypnosis) dan birthing (melahirkan) yang diartikan sebagai seni dan keterampilan untuk meningkatkan ketenangan pikiran sehingga dapat menghadapi persalinan dengan nyaman. Ketenangan pikiran dirasakan juga oleh bayi di dalam kandungan. Hypnobirthing sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh ibu saja melainkan juga dengan pasangan. Karena proses persalinan merupakan perjalanan spiritual suami istri dan spirit baby. Bagi istri diperlukan ketenangan dan kesabaran menjalani proses kehamilan dan persalinan. Bagi suami juga diperlukan ketenangan, kesabaran dan juga ketegarannya dalam mendampingi istri sampai cukup bulan. Ibaratnya, suami-istri merupakan belahan jiwa. Bila salah satu merasa tak tenang maka belahan jiwa satunya pun akan merasakan.

Bila suami tidak memungkinkan untuk melakukan hypnobirthing karena misalnya ke luar kota dan lainnya, tak usah merasa bersalah dan istri pun harus bisa bersikap realistis. Suami tetap dapat melakukan komunikasi dengan janinnya meskipun di lain tempat. Misalnya dengan mengirimkan doa untuk bayinya. Hal ini juga akan berpengaruh.

Untuk melakukan hypnobirthing yang dibutuhkan adalah ketenangan dan niat(kemantapan hati). Kondisi relaks akan memunculkan endorfin sebagai anestesi alami yang akan menggantikan hormon pemicu rasa sakit (hormon stres). Hypnobirthing bisa dilakukan di usia kehamilan berapa pun. Namun, umumnya sering dilakukan di usia kehamilan 7 bulan atau 2 minggu sebelum proses persalinan. Bisa dilakukan dua kali sehari di saat pagi maupun menjelang tidur malam. Tiap kali lamanya sekitar 10-15 menit. Tempatnya tergantung keinginan masing-masing.

SEKILAS HYPNOBIRTHING

Metode melahirkan dengan hipnosis (untuk menanggulangi rasa sakit tanpa menggunakan obat-obatan) sudah dilakukan sejak 1950 di Amerika. Namun waktu itu belum menggunakan istilah hypnobirthing. Pada 1987, Michelle Leclaire O’Neil, Ph.D., R.N, seorang praktisi kesehatan yang mendalami pengobatan mind and soul hubungan antara pikiran dan kesehatan raga, mulai mengembangkan metode hypnobirthing.Ia mengemukakan hubungan antara pikiran dan tubuh dengan kesuburan, kehamilan, kelahiran prematur, dan depresi pascapersalinan. Menurutnya, hipnosis merupakan salah satu metode pendekatan kejiwaan yang memberi kesempatan untuk berkonsentrasi, fokus, relaks, sekaligus tetap sadar sepenuhnya.

Namun yang mematenkan nama hypnobirthing tak lain Marie F. Mongan, M.Ed., M.Hy, seorang hipnoterapis dan hipnoanestesiologi bersertifikat dari New Hampshire, Amerika. Metode hypnobirthing yang diciptakannya merupakan penggabungan dari selfhypnosis dan proses kelahiran alami. Pertama kali diterapkan metode ini pada saat kelahiran cucunya tahun 1990. Kini metode tersebut telah dipraktikkan banyak orang di seluruh dunia. Bahkan sejak 1993 hypnobirthing diperkenalkan di Kanada, kemudian Australia dan Inggris. Hingga ini sudah lebih 20 negara mempratikkan hypnobirthing dalam proses persalinan alami.

Dedeh Kurniasih

sumber : Tabloid Nakita

copas from : http://www.hypno-birthing.web.id

September 13, 2012. Tags: . Tehnik Rileksasi.

3 Comments

  1. Mr WordPress replied:

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

  2. alora67 replied:

    artikel yang sangat menarik untuk dibaca …xixixixixi
    perlu diterapkan …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback URI

%d bloggers like this: